ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Baik Petani NTT, NTP Agustus Naik 1,10 Persen Jadi 101,29

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
matamira 1
Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira Bengu Kale ( Ist )

KUPANG, fokusNusaTenggara.com  — Kinerja ekonomi rumah tangga petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan sinyal positif. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2026 naik 1,10 persen menjadi 101,29, dari sebelumnya 100,19 pada Juli 2026.

Kenaikan tersebut menjadi kabar positif bagi sektor pertanian NTT karena terjadi ketika harga yang diterima petani meningkat, sementara indeks harga yang harus dibayar petani justru mengalami penurunan.

Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira Bengu Kale, mengatakan kenaikan NTP tersebut terutama dipengaruhi oleh meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) dan turunnya Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib).

Baca Juga :  Didorong Perdagangan dan Ekspor Barang-Jasa Ekonomi NTT Triwulan III-2025 Tumbuh 4,88 Persen

“Nilai Tukar Petani Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Agustus 2026 tercatat sebesar 101,29, naik 1,10 persen dibanding Juli 2026 yang sebesar 100,19,” kata Matamira di Kantor BPS NTT, Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan catatan BPS NTT, Indeks Harga yang Diterima Petani (It) meningkat 0,99 persen pada Agustus. Sementara itu, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) turun 0,10 persen.

Baca Juga :  Kepedulian Jane Natalia Suryanto : Terus Layani Rakyat Bangun Ekonomi Masyarakat Dapil NTT-2

Pergerakan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penguatan NTP pada Agustus. Secara umum, NTP digunakan untuk melihat perkembangan daya tukar atau daya beli petani melalui perbandingan indeks harga yang diterima petani dengan harga yang dibayar petani.

Penguatan NTP juga terjadi di sebagian besar subsektor pertanian. Dari lima subsektor yang dipantau, empat subsektor mengalami kenaikan, sedangkan satu subsektor mengalami penurunan.

  • Bagikan