KUPANG, fokusNusaTenggara.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan berakhir pada 31 Agustus 2026. Pendataan ini dilakukan untuk memotret secara menyeluruh kondisi dan aktivitas ekonomi masyarakat di NTT.
Statistisi Ahli Madya BPS NTT, Indra Achmad Sofian Souri, SST., M.Si., mengatakan SE2026 merupakan bagian dari upaya negara menyediakan data yang akurat dan lengkap mengenai aktivitas ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikannya kepada wartawan di Kantor BPS NTT, Rabu (19/8/2026).
Menurut Indra, pendataan SE2026 berlangsung sekitar dua setengah bulan. Karena keterbatasan jumlah pegawai, BPS melibatkan mitra statistik untuk membantu petugas melakukan pendataan di lapangan.
Indra menegaskan, kelengkapan data menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi. Pemerintah membutuhkan gambaran yang utuh mengenai berbagai kegiatan usaha yang berlangsung di tengah masyarakat.
“Pesan kuncinya, kita tidak bisa membangun ekonomi yang tepat sasaran dengan peta ekonomi yang tidak lengkap,” ujar Indra.
Melalui SE2026, kata dia, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai jumlah dan lokasi usaha, jenis usaha yang berkembang, serta karakteristik pelaku usaha mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha berskala besar.
Pendataan juga mencakup perkembangan aktivitas ekonomi digital yang semakin berkembang. Menurut Indra, pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui struktur ekonomi daerah sekaligus melihat sektor-sektor yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
“Tujuannya adalah untuk memetakan ekonomi,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











