ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pascagempa, Pemkab Ende Pacu PAD: 14 OPD Diminta Genjot Pendapatan dalam Empat Bulan

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
plt
Plt. Asisten Urusan Administrasi Umum, Kanisius Se pimpin rapat pacu PAD ( Ist )

ENDE,  FokusNusaTenggara.com — Pemerintah Kabupaten Ende mulai memperketat strategi mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah proses pemulihan ekonomi pascabencana.

Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi evaluasi pencapaian pajak dan retribusi daerah yang dipimpin Plt. Asisten Urusan Administrasi Umum, Kanisius  Se bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekretaris serta kepala bidang terkait, Selasa (1/9/2026).

Rapat tersebut menjadi momentum untuk membedah secara riil capaian penerimaan dari 14 OPD pengelola PAD. Evaluasi dilakukan karena waktu yang tersisa menuju akhir tahun anggaran 2026 hanya sekitar empat bulan.

Baca Juga :  Gubernur: Ekonomi Kerakyatan di NTT Akan Melejit

Pemkab Ende tidak hanya mengevaluasi angka realisasi penerimaan. Setiap kendala teknis di lapangan turut dibedah untuk memastikan masih ada ruang percepatan dan terobosan dalam mengejar target pendapatan daerah.

“ Salah satu perhatian utama adalah pola penagihan pajak dan retribusi di tengah kondisi masyarakat yang masih berada dalam masa pemulihan pascabencana.  Strategi penagihan diarahkan agar tetap efektif, namun dilakukan secara adaptif dan humanis ,” kata Kanisius Se.

Baca Juga :  Jelang RUPS Bank NTT, Direksi Diminta Jujur Laporkan Kinerja

Dalam rapat itu, OPD penghasil PAD juga diminta menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) sebagai pedoman percepatan penerimaan. Dokumen tersebut akan memuat tahapan perencanaan, penetapan, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi secara berkala.

Penguatan PAD juga diarahkan pada optimalisasi aset dan infrastruktur publik milik pemerintah daerah. Sejumlah fasilitas yang telah dibangun dinilai memiliki potensi ekonomi yang perlu dikelola secara lebih maksimal.

  • Bagikan