ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa Nyaris Tenggelam Saat Snorkeling, Anggota Ditpolairud Polda NTT Bergerak Bantu hingga Evakuasi

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
tol
Selamatkan Mahasiswa yang Tenggelam di Pantai Air Dao, Bripka Hubertus Beri Pertolongan hingga Antar ke Rumah Sakit ( Ist )

KUPANG, fokusNusaTenggara.com  —  Kepedulian terhadap keselamatan sesama ditunjukkan anggota Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Bripka Hubertus Nonga. Ia turun langsung memberikan pertolongan kepada seorang mahasiswa yang mengalami kecelakaan saat snorkeling di Pantai Air Dao, Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Korban, Deven Adi Pratama Ga Bana, mahasiswa berusia 19 tahun, mengalami kesulitan saat berada di laut hingga nyaris tenggelam ketika melakukan aktivitas snorkeling bersama dua orang temannya.

Sebelumnya, korban bersama kedua temannya berangkat dari rumah sekitar pukul 09.00 WITA menuju Pantai Air Dao. Setelah tiba, mereka secara bergantian melakukan snorkeling ke arah laut dengan jarak sekitar 10 meter dari bibir pantai.

Baca Juga :  Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti, Polda NTT Perkuat Regenerasi Kepemimpinan

Saat kedua temannya kembali ke tepi pantai, korban masih melanjutkan aktivitas snorkeling seorang diri. Beberapa saat kemudian, peralatan snorkeling yang digunakan korban terlepas. Korban terlihat berteriak sambil naik-turun dari dalam air, menandakan dirinya mengalami kesulitan.

Salah seorang teman korban kemudian berusaha memberikan pertolongan. Namun, karena berada dalam kondisi panik, korban sempat memeluk dan menindih temannya ke dalam air. Temannya kemudian berusaha melepaskan diri dan kembali ke tepi pantai untuk meminta bantuan.

Baca Juga :  Tradisi Adat dan Kehormatan Iringi Kedatangan Kapolda NTT yang Baru di Mapolda NTT

Teriakan tersebut mendapat respons warga yang berada di sekitar lokasi. Warga itu kemudian berenang menuju korban dan berhasil membawanya ke tepi pantai. Kondisi korban yang membutuhkan pertolongan segera kemudian mendapat perhatian anggota Ditpolairud Polda NTT, Bripka Hubertus Nonga.

Tanpa menunggu lama, Bripka Hubertus langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban. Ia melakukan tindakan penyelamatan dengan memompa bagian dada korban untuk membantu memulihkan kondisinya.

Baca Juga :  Dua Anggota Polres TTU Yang Diduga Terlibat Mafia Ilegal Logging Akan Ditindak Tegas Jika Terbukti

Upaya tersebut kemudian menunjukkan hasil. Korban mengeluarkan air dan busa dari mulut setelah mendapatkan pertolongan. Melihat kondisi korban yang masih membutuhkan penanganan medis, Bripka Hubertus bersama anggota Ditpolairud dan sejumlah pelajar kemudian membantu mengevakuasi korban menuju tepi jalan.

Kepedulian anggota Ditpolairud tidak berhenti setelah korban berhasil dievakuasi dari lokasi. Dalam kondisi darurat, korban kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Samuel Moeda Kupang menggunakan sepeda motor yang dikendarai anggota Ditpolairud Polda NTT untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

  • Bagikan