ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa Nyaris Tenggelam Saat Snorkeling, Anggota Ditpolairud Polda NTT Bergerak Bantu hingga Evakuasi

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
tol
Selamatkan Mahasiswa yang Tenggelam di Pantai Air Dao, Bripka Hubertus Beri Pertolongan hingga Antar ke Rumah Sakit ( Ist )

Korban hingga kini masih menjalani perawatan di RSAL Samuel Moeda Kupang. Perkembangan kondisi korban terus dipantau setelah sebelumnya mendapatkan pertolongan di lokasi kejadian.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian dan tindakan cepat personel Ditpolairud dalam membantu korban.

“Bapak Kapolda NTT mengapresiasi kesigapan anggota Ditpolairud Polda NTT yang segera memberikan pertolongan kepada korban. Apa yang dilakukan personel merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran Polri untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ujar Henry.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Dukung Finalis Putri Indonesia Perwakilan NTT Berlaga di Tingkat Nasional

Menurut dia, dalam situasi darurat di wilayah perairan, kecepatan bertindak sangat menentukan keselamatan seseorang. Karena itu, personel di lapangan dituntut memiliki kepedulian dan kesiapan untuk memberikan bantuan ketika masyarakat membutuhkan.

“Pertolongan yang diberikan tidak hanya sebatas mengevakuasi korban dari lokasi, tetapi juga memberikan pertolongan pertama dan memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis. Kami berharap kondisi korban segera membaik dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” katanya.

Baca Juga :  Kapolda NTT Kunjungi Sonaf Bana TTU, Simbol Kehormatan Polri untuk Budaya Adat Timor

Polda NTT juga mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan ketika melakukan aktivitas di laut, termasuk berenang maupun snorkeling. Kondisi cuaca, arus laut dan kemampuan diri perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan aktivitas di perairan.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas laut seorang diri dan selalu menggunakan perlengkapan keselamatan. Peristiwa di Pantai Air Dao menjadi pengingat bahwa kecelakaan dapat terjadi sewaktu-waktu dan pertolongan cepat, baik dari masyarakat maupun petugas, sangat berarti dalam menyelamatkan nyawa.

Baca Juga :  Misa Syukur 59 Tahun Keuskupan Agung Kupang, Wali Kota Tegaskan Sinergi Gereja dan Pemerintah

 

  • Bagikan