Disebutkan NTT memiliki 609 pulau terdiri dari pulau besar dan pulau kecil yang masuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan jumlah sekolah di pedalaman masih sangat sedikit, jarak tempuh ke sekolah bagi anak-anak di pedalaman sangat jauh.
“ Mutu pendidikan NTT disejumlah sekolah masih berada di bawah rata-rata nasional tahun 2024. Rendahnya prestasi siswa, kesempatan pemerataan pendidikan dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masih terbatas. Karena itu melalui Yayasan ini kami beupaya membantu ,” jelas Yusinta.
Untuk itu lanjut Yusinta, menekankan bahwa dunia pendidikan di NTT perlu perhatian serius, tak hanya pemerintah, namun perlu keterlibatan pihak ketiga.
“ Kita tidak harus berharap pada Pemerintah saja, tetapi sebagai naka bangsa khususnya di NTT harus ikut berpartisipasi membantu pemerintah mencerdaskan anak bangsa.
“ Dunia pendidikan di NTT perlu perhatian serius, tak hanya pemerintah, namun perlu keterlibatan pihak ketiga. Karena itu Yayasan ini telah berpartisipasi di Kabupaten TTS dan TTU. Kedepan akan dikembangkan ke Kabupaten lain di NTT ,” katanya.
Pada momen penerimaan penghargaan prestisius tersebut, Yusinta memaparkan YNS telah memberikan bantuan berupa 10 (sepuluh) mobil ambulans dan 10 (sepuluh) mobil jenazah ekslusif kepada masyarakat NTT.
“Dari hasil YSM Group (8 perusahaan), kami mendedikasikan diri bergerak di bidang sosial, tahun ini (2025), kami start di Nusa Tenggara Timur mulai dari Kota SoE, Timor Tengah Selatan,” beber Uchie.
“Doakan kami agar selalu tetap memberikan senyuman di setiap jejak langkah kami,” tandasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











