KUPANG, fokusnusatenggara.com — Sebuah video sederhana yang memperlihatkan kasih sayang seorang ayah kepada anaknya mendadak menyentuh hati ribuan warganet. Dalam video yang viral di media sosial TikTok tersebut, seorang ayah bernama Yanto Tefi tampak mengoleskan arang bekas pembakaran ke kaki anaknya agar terlihat hitam layaknya mengenakan kaos kaki sebelum berangkat ke sekolah.
Di balik video yang mengundang haru itu tersimpan kisah perjuangan keluarga sederhana di Desa Lanu, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yang berusaha memenuhi kebutuhan pendidikan anak mereka di tengah keterbatasan ekonomi.
Kisah tersebut kemudian sampai ke telinga Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., yang langsung memberikan perhatian dan bantuan melalui Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen, S.H., S.I.K., M.H.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda, Polres TTS melalui jajaran Polsek Amanatun Selatan mendatangi kediaman keluarga Yanto Tefi pada Jumat (5/6/2026) untuk menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada Marciano Tefi, siswa yang menjadi sorotan publik melalui video viral tersebut.
Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen mengatakan bahwa perhatian yang diberikan merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap anak-anak yang memiliki semangat belajar tinggi meskipun berada dalam keterbatasan.
“Kami melihat ada semangat luar biasa dari Marciano untuk tetap bersekolah. Di sisi lain, kami juga melihat kasih sayang seorang ayah yang berusaha melakukan apa saja agar anaknya tetap bisa mengikuti kegiatan belajar seperti teman-temannya. Hal seperti ini tentu mengetuk hati kita semua,” ujar AKBP Hendra Dorizen.
Bantuan yang diberikan berupa satu paket perlengkapan sekolah lengkap yang terdiri dari tas sekolah, seragam sekolah, sepatu, kaos kaki, topi, dasi, ikat pinggang serta alat tulis.
Menurut Kapolres, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Polri Peduli Pendidikan yang bertujuan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan dengan baik.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberikan motivasi kepada Marciano untuk terus belajar dan meraih cita-citanya,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











