ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Wali Kota Kupang Apresiasi PEKEN JASINDO, Dorong UMKM dan Perkuat Semangat Kebersamaan

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Wakil Wali Kota Kupang Apresiasi PEKEN JASINDO, Dorong UMKM dan Perkuat Semangat Kebersamaan ( Ist)

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada kegiatan PEKEN JASINDO bertema “Ketong Bakudung Ketong Bakusayang” yang berlangsung di Taman Nostalgia, Sabtu (2/5).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Cabang PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Kupang, Jerry Simamora beserta jajaran, unsur Forkopimda Kota Kupang, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK/Dekranasda Kota Kupang, dr. Widya Cahya, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang, camat dan lurah setempat, perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, perwakilan OJK NTT, para pimpinan perbankan, pekerja seni dan pelaku UMKM, para guru, tenaga kependidikan, pelajar dan mahasiswa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar rangkaian kata indah, tetapi mencerminkan nilai hidup masyarakat Kota Kupang yang menjunjung kebersamaan dan saling mendukung.

Baca Juga :  Bank NTT luncurkan “Kredit Merdeka” Di Puncak Acara HUT Ke-58

Menurutnya, semangat Ketong Baku Dukung, Ketong Baku Sayang adalah napas kehidupan warga Kupang, yang mengajarkan bahwa kekuatan sebuah kota lahir dari persatuan dan kepedulian antar sesama. Momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, sehingga menjadi pengingat bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di tengah kehidupan masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi atas beragam kegiatan yang telah digelar sejak pagi di Taman Nostalgia, mulai dari bazaar UMKM, Turnamen Basket Trio 3, talkshow bisnis UMKM lokal, literasi asuransi, permainan anak tradisional, workshop pewarnaan benang tenun ikat, lomba menyanyi Himne Guru, talkshow kesehatan tentang pencegahan stunting, hingga workshop memasak pangan lokal bergizi. Pada malam harinya, masyarakat juga disuguhi hiburan berupa penampilan band, seni budaya, tarian, choir, dan pertunjukan lainnya yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Wawali Kupang: Sinergi Antar Pemerintah dan DPRD Itu Penting

Wakil Wali Kota menilai kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas. Menurutnya, melalui ajang seperti ini, produk-produk lokal mendapatkan panggung untuk dikenal lebih luas, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan dari akar rumput.

Dalam sambutannya, ia juga menyinggung keberhasilan SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang) di Taman Nostalgia sebagai contoh nyata kolaborasi yang berhasil. Sejak diluncurkan pada 21 Juni 2025, program tersebut telah melibatkan ratusan UMKM dan mencatatkan omzet hingga miliaran rupiah.

Baca Juga :  Tanamkan Wawasan Kebangsaan, 3 Anggota HIPMI NTT Ikuti Diklantas

Ia menjelaskan bahwa kawasan Taman Nostalgia yang sebelumnya kurang produktif kini telah berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik yang hidup. Anak-anak muda memiliki tempat berkumpul dan berekspresi, sementara keluarga dapat menikmati suasana akhir pekan sambil mendukung usaha lokal.

Lebih lanjut, Serena menegaskan bahwa SABOAK kini telah menjadi ikon baru Kota Kupang dan destinasi favorit masyarakat setiap akhir pekan. Dari program tersebut, masyarakat belajar bahwa ketika ruang diberikan, kepercayaan dibangun, dan kolaborasi dijaga, maka UMKM mampu tumbuh secara luar biasa.

Karena itu, melalui PEKEN JASINDO, Pemerintah Kota Kupang melihat adanya perluasan semangat yang sama, yakni menghadirkan lebih banyak ruang, lebih banyak peluang, dan lebih banyak harapan bagi masyarakat.

  • Bagikan