ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sebelum Sampai ke Sawah Petani, Benih Padi Ciherang NTT Diperiksa di Laboratorium

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Joaz
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Biy Oemboe Wanda ( Antonius )

KUPANG, FokusNusaTenggara.com – Jangan sampai benih sudah ditanam, tetapi pertumbuhannya tidak sesuai harapan. Karena itu, kualitas benih menjadi salah satu perhatian penting sebelum benih digunakan petani di lahan.

Hal tersebut menjadi alasan UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih (PSB) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan pengujian terhadap benih padi varietas Ciherang kelas BR atau Benih Sebar, Rabu (16/9/2026).

Benih tersebut tidak langsung dinilai hanya dari tampilan fisiknya. Petugas melakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kondisi benih secara lebih terukur.

Baca Juga :  Pelindo III  Bangun Terminal Penumpang Dermaga Lorens Say

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Biy Oemboe Wanda, menjelaskan pemeriksaan dimulai dari proses penyiapan hingga penimbangan sampel benih.

“Kegiatan diawali dengan penimbangan sampel benih untuk contoh kirim dan contoh kerja. Sampel selanjutnya dibagi menjadi contoh kerja sesuai kebutuhan pengujian,” jelas Joaz.

Menurut Joaz, tahapan tersebut penting karena sampel yang digunakan dalam pemeriksaan harus dapat mewakili kondisi kelompok benih yang sedang diuji.

Baca Juga :  BPMD TTU Latih Pendamping Sari Tani

Setelah sampel siap, petugas kemudian memeriksa kadar air benih. Parameter ini menjadi salah satu bagian penting dalam mengetahui kondisi dan mutu benih sebelum digunakan.

  • Bagikan