LEMBATA, fokusnusatenggara.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lembata menggelar kegiatan sosialisasi Penyambungan Baru (PB) dan Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Desa Dulir,Kecamatan Atadei,Kabupaten Lembata pada Selasa, (26/05)
Langkah proaktif ini merupakan bagian dari komitmen nyata PLN dalam menghadirkan keadilan energi sekaligus memastikan masyarakat siap memanfaatkan listrik secara aman dan produktif saat jaringan resmi menyala.
Desa Dulir memegang peran krusial dalam peta elektrifikasi daerah, sebagai desa terakhir di Kabupaten Lembata yang selama ini belum menikmati layanan listrik secara menyeluruh. Oleh karena itu, kehadiran tim PLN di tengah masyarakat disambut penuh haru dan sukacita, menandai babak baru bagi desa tersebut menuju tatanan kehidupan yang lebih modern, andal, dan berkelanjutan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa perjuangan melistriki wilayah pelosok dan kepulauan merupakan perwujudan dari mandat negara yang terus diupayakan PLN tanpa henti. Menurutnya, menghadirkan listrik bukan sekadar membangun infrastruktur kabel dan tiang, melainkan tentang menyalakan harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Desa Dulir adalah kepingan puzzle terakhir untuk mencapai elektrifikasi penuh di Kabupaten Lembata. Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan program ini agar seluruh masyarakat tanpa terkecuali dapat menikmati hak energi yang sama. Namun, di samping percepatan pembangunan jaringan fisik, komitmen utama kami adalah memastikan aspek keselamatan. Kami ingin ketika listrik ini masuk, warga sudah dibekali pemahaman yang utuh bagaimana memanfaatkannya dengan aman guna mendorong roda ekonomi dan meningkatkan taraf hidup,” ujar Eko.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lembata, Thariq Adha Gumulang, menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi fondasi awal yang penting untuk membangun pemahaman yang sinergis antara PLN dan calon pelanggan. Kesiapan mental dan edukasi warga dinilai sama pentingnya dengan kesiapan teknis di lapangan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











