ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Tidur di Rumah Warga, SPK : Saya Masih Anak Kampung, Ingin Dengarkan Keluhan Rakyat

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Pemilik rumah tempat SPK menginap di Desa Kiufatu, Regina Toni mengatakan, selama ia hidup baru pertama kali ada calon pemimpin yang mau tidur di rumah sederhana miliknya.

“Saya kaget ketika Pak Simon Petrus Kamlasi mau nginap di rumah saya,” ungkap Regina dengan nada bahagia.

Awalnya ia ragu dengan keadaan rumahnya yang tidak memungkinkan untuk seorang seperti Simon Petrus Kamlasi bisa menginap.

Baca Juga :  Begini Tanggapan Bawaslu Manggarai Soal Foto Paus di APK Ansy-Jane

Ternyata apa yang ia pikirkan berbeda dengan yang terjadi. Simon Petrus Kamlasi mau tidur di rumahnya tanpa rasa sungkan.

“Jujur, saya merasa Pak Simon Petrus Kamlasi berbeda dengan pemimpin yang lain. Dia sangat rendah hati dan tulus,” ujar Regina.

Senada, warga Kiufatu bernama Boy Selan mengatakan, tipe pemimpin seperti Simon Petrus Kamlasi inilah yang dirindukan oleh masyakat NTT.

Baca Juga :  Pilgub NTT, TTU Bukan “Zona Neraka”

Banyak pemimpin yang hanya memberi janji manis tanpa mau melihat apa yang dialami masyarakat.

“Banyak pemimpin kita hanya datang dengan janji manis lalu pulang tanpa bekas,” kata dia.

Ia mengaku akan memilih Paket SIAGA bukan karena perasaan sebagai sesama orang Timor, tetapi atas keyakinan bahwa paket ini yang benar-benar menunjukan kepedulian terhadap rakyat kecil.

Baca Juga :  Perintah Julie Sutrisno Laiskodat ke Kader : Kibarkan Bender NasDem dan Menangkan Paket SIAGA di Sumba Timur

“Paket ini yang peduli dengan masyarakat. Saya yakin Pak Simon dan Pak Andre Garu akan membawa perubahan untuk NTT jika ia dipercayakan oleh masyarakat untuk memimpin nanti,” tutupnya.

  • Bagikan