ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Guru Besar UGM Diduga Lecehkan Mahasiswi Sejak 2023, Modusnya Bimbingan Skripsi, Dicopot

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

JOGYAKARTA, fokusnusatenggara.com— Kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan seorang Guru Besar Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM)  berinisial EM kembali mencuat.

EM sendiri sebagai Kepala Laboratorium Bio Kimia Pascasarjana serta Cancer Chemoprevention Research Center di Fakultas Farmasi.

Sekretaris UGM, Andi Sandi, mengungkapkan, EM diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mahasiswi dengan modus bimbingan skripsi.

Baca Juga :  Calon Taruna/i Baru SMK Pelayaran Kupang Dapat Potong Biaya Hingga Rp 1,8 Juta, Ayo Buruan Daftar

Andi Sandi mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan oleh Satgas PPKS menunjukkan bahwa sebagian besar insiden kekerasan seksual terjadi di luar lingkungan kampus.

“Lokasi kejadian itu berdasarkan hasil pemeriksaan sebagian memang dilakukan di luar kampus,” ungkap Andi Sandi ketika dihubungi pada Jumat (4/4/2025), dilansir infopertama.com dari Kompas.com.

Modus Kekerasan Seksual EM

Modus yang digunakan oleh EM, lanjut Andi Sandi, melibatkan aktivitas bimbingan akademis dan diskusi.

Baca Juga :  Gubernur NTT : Prestasi Nono Bisa Jadi Contoh dan Inspirasi Anak NTT 

“Kalau dilihat ada diskusi, ada juga bimbingan, ada juga pertemuan di luar untuk membahas kegiatan-kegiatan ataupun lomba yang sedang diikuti,” ujarnya.

Saat ini, Satgas PPKS masih memberikan pendampingan kepada para korban. Mereka berupaya agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

  • Bagikan