ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Lede Terima dan Lepas 150 Mahasiswa UPG 1945 KKN di Kabupaten Kupang  

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
kn
Bupati Lede Terima dan Lepas 150 Mahasiswa UPG 1945 KKN di Kabupaten Kupang ( Prokompim ) 

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Bupati Kupang, Yosef Lede, secara resmi melepas 150 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kabupaten Kupang selama kurang lebih dua bulan. Pelepasan berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang, Selasa (2/6/2026) Pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan apresiasi kepada UPG 1945 NTT yang telah memercayakan Kabupaten Kupang sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia menegaskan, pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap program KKN karena menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus membentuk karakter mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata adalah bentuk pengabdian yang sesungguhnya. Karena itu saya meminta seluruh mahasiswa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan mengikuti seluruh arahan serta standar operasional yang telah diberikan oleh kampus,” tegas Yosef Lede.

Baca Juga :  Andreas Hugo Pareira : Empat Pilar Kebangsaan Penopang Kedaulatan NKRI

Bupati juga mengingatkan para mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat di lokasi penempatan. Menurut dia, mahasiswa tidak hanya dituntut menerapkan ilmu sesuai bidang studinya, tetapi juga harus mampu berkolaborasi dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. “Kabupaten Kupang memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Baca Juga :  Pidato Martina Mendoza Lopez Wisudawati UNHAN Atambua Bikin Hati Prabowo ‘Melele’

“ Saya berharap mahasiswa dapat mengembangkan ilmu yang dimiliki untuk membantu masyarakat serta menjadi mitra strategis pembangunan di desa-desa tempat mereka mengabdi,” ujarnya.

Yosef Lede juga menekankan pentingnya menjaga etika, menghormati masyarakat, serta memanfaatkan masa KKN secara maksimal. Ia meminta mahasiswa benar-benar tinggal dan berbaur dengan masyarakat selama masa pengabdian, sehingga program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata.

“Saya ingin mahasiswa benar-benar melaksanakan pengabdian. Tinggalkan jejak yang baik di masyarakat. Disiplin dan kejujuran adalah modal penting untuk masa depan,” tambahnya.

Baca Juga :  Bakti Kominfo Gelar Sosialisasi Entrepreneur Digital

Sementara itu, Rektor UPG 1945 NTT, Uly Jonathan Riwu Kaho, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada universitas dalam pelaksanaan program KKN tahun ini. Menurutnya, mahasiswa telah dibekali berbagai materi dan pemahaman terkait kondisi sosial, ekonomi, serta tantangan pembangunan yang ada di Kabupaten Kupang sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian. “Mahasiswa harus menjadi sahabat dan mitra masyarakat.

  • Bagikan