ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bakohumas Platform Suksesnya Hubungan Kerjasama Bilateral

  • Bagikan

“ Jika tidak ada halangan, maka akhir tahun 2020 ini, Bandara Labuan Bajo akan menjadi Bandara internasional. Tentunya hal ini akan semakin memudahkan jalur penerbangan dari luar negeri ke NTT.
Bisa saja Darwin – Labuan Bajo – Dili, atau Singapura – Kupang – Oekusi, atau banyak pilihan lain. Tentunya hal ini sangat menguntungkan dari segi ekonomi ,” ujar Marius Djelamu.

Selain itu jelas Marius Djelamu, jalur laut juga turut memegang peran yang penting. Bulan September 2019 ini akan ada penandatanganan MOU dengan pihak Bank Dunia berkaitan dengan pembangunan Pelabuhan Tenau Kupang menjadi Pelabuhan internasional.

“ Tentunya dampak ini akan sangat baik bagi kita semua dalam menjaga keharmonisan hubungan trilateral ini. Apalagi dalam waktu dekat ini juga akan ada pelayaran internasional dari Maritaing Alor NTT menuju Dili ,” ungkap Marius Djelamu.

Baca Juga :  35 KK di Zona Bebas Kantongi Identitas Timor Leste

Sementara itu, Gusti Made Yuda yang mewakili pihak GM Angkasa Pura Kupang mengatakan Bandara El Tari Kupang siap mendukung kerjasama trilateral ini. ” Kami sangat mendukung kerja sama bilateral ini. Sudah ada perbangan dari Kupang – Dili, PP. Sesuai informasi dari pengusaha maskapai, akan membuka jalur Kupang, Oecusi, Dili, Suai PP. Jelasnya Pemprov bisa koordinasi dengan mereka ,” kata GUsti Made Yuda.
Sementara itu Abel do Santos dari Consulado Timor Leste Em Kupang mengatakan mendukung kerja sama bilateral kedua Negara yang digagas Pemprov NTT. Khusus angkutan udara diminta agar ditinjau kembali harga tiket pesawat Kupang – Dili, PP.

Baca Juga :  Pemkab Kupang dan PUPR Sosialisasi Pengadaan Tanah Bendungan Manikin

Saat pembukaan jalur ini bulan Mei 2019 lalu harga tiketnya Rp 650.000 atau setara $ 50 USD. Hanya seminggu saja bertahan kemudian naik tiga kali lipat. Sekarang sudah menjadi Rp 1, 7 Juta. Tentunya dengan kondisi harga seperti ini sangat mengganggu kerjasa sama bilateral ,” kata Abel do Santos.

Hadir pada kegiatan ini Perwakilan dari Consulado Republik Demokrat Timor Leste masing – masing Abel do Santos, Emilia de Jesus, George de Araujo dan Maria Kolin. Selain itu ada unsur Forkompinda dan 30 wartawan. ( Usif).

Baca Juga :  Wagub kerahkan apa yang dimiliki rakyat untuk sejahterakan NTT

Reporter: Usif


  • Bagikan