ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dari Lahan Kering, NTT Bangun Sentra Jagung dan Bawang Merah Berbasis Teknologi

Avatar photo
Editor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
SS
Distankap NTT Gelar Teknologi Budidaya Jagung Hibrida dan Bawang Merah True Shallot Seed (TSS) di BBI Kabupaten Kupang ( Ist )

Upaya tersebut, lanjut dia, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Badan Pangan Nasional, perguruan tinggi, perusahaan perbenihan, Bulog, perbankan, penyuluh, dan pelaku usaha. Kolaborasi diperlukan agar peningkatan produksi di tingkat petani diikuti kepastian pasar dan dukungan pembiayaan.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melki Laka Lena menegaskan bahwa pengembangan jagung harus ditempatkan sebagai bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah. Menurut dia, jagung tidak hanya memiliki fungsi sebagai bahan pangan, tetapi juga mempunyai nilai ekonomi yang besar bagi masyarakat NTT.

“Jagung bukan sekadar tanaman pangan. Jagung adalah bagian dari sejarah dan identitas masyarakat NTT. Karena itu, peningkatan produktivitas jagung harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, petani, perguruan tinggi, perbankan, hingga dunia usaha,” ujar Melki.

Baca Juga :  Gubernur Melki Minta Banggar DPR RI Perkuat Fiskal NTT, Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal

Melki mengatakan peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani. Karena itu, penggunaan benih unggul, teknologi budidaya, pemupukan yang tepat, pendampingan penyuluh, akses pembiayaan, hingga kepastian pasar harus menjadi satu kesatuan dalam pembangunan pertanian NTT.

“Tujuan utama program ini bukan hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani. Ketika produksi naik, kesejahteraan petani juga harus ikut meningkat,” katanya.

Baca Juga :  Buyanaya Tantang Johanis Mase Uji Materi Ranperda

Melalui pengembangan jagung hibrida dan bawang merah TSS, Pemprov NTT berharap potensi lahan pertanian, termasuk lahan kering, dapat dioptimalkan menjadi sumber pangan dan pendapatan masyarakat. Pemerintah juga berencana melanjutkan pengembangan demplot di sejumlah lokasi strategis sebagai bagian dari penguatan gerakan pertanian dan persiapan menghadapi Hari Pangan Sedunia.

 

  • Bagikan