KUPANG, fokusnusatenggara.com — Perayaan Misa Syukur memperingati satu tahun wafatnya Mgr. Petrus Turang, ulang tahun ke-57 Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni, serta 59 tahun Keuskupan Agung Kupang menjadi momentum penting dalam mempertegas hubungan harmonis antara Gereja dan Pemerintah Kota Kupang. Misa syukur berlangsung di Gereja Katedral Kristus Raja Kota Kupang, Senin (13/4), ditandai dengan pemukulan gong oleh Uskup serta pembacaan SK panitia perayaan HUT ke-60 Keuskupan Agung Kupang yang akan dirayakan tahun depan.
Usai misa syukur, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam almarhum Mgr. Petrus Turang yang berada di depan Gereja Katedral, kemudian diakhiri dengan ramah tamah dalam suasana syukuran ulang tahun Uskup Mgr. Hieronimus Pakaenoni bersama umat.
Turut hadir dalam perayaan tersebut Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Lakalena, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiskus Kariyanto, S.Ag., M.Si, perwakilan keluarga almarhum Mgr. Petrus Turang, para imam, biarawan dan biarawati, serta umat Keuskupan Agung Kupang. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, hadir didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan Gereja selama ini menjadi fondasi kuat dalam pembangunan Kota Kupang, baik dalam aspek spiritual maupun sosial kemasyarakatan.
Ia mengungkapkan bahwa kehadirannya bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai bagian dari umat yang turut merasakan perjalanan iman Keuskupan Agung Kupang. “Saya hadir bukan hanya sebagai wali kota, tetapi juga sebagai umat yang ikut dalam perjalanan panjang iman Keuskupan Agung Kupang. Saya merasakan sendiri bagaimana Gereja menjadi bagian penting dalam pertumbuhan iman dan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kontribusi Gereja Katolik di Kota Kupang sangat nyata dalam membentuk nilai-nilai kehidupan, memperkuat persaudaraan, serta mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Kota Kupang pun merasakan langsung dukungan tersebut dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Pemerintah Kota Kupang merasakan betul dukungan dari Keuskupan Agung Kupang. Kota ini bisa berkembang seperti sekarang tidak lepas dari peran besar Gereja dalam membangun peradaban dan membina umat,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











