KUPANG, fokusnusatenggara.com — Propam Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya menahan oknum anggota polisi Bripka Semuel Demes Talan, Dia yang bertugas di Rumah Sakit Bhayangkara ini ditahan karena mengancam, meneror, mengintimidasi dan memukul dua wartawan media DeteksiNTT.com, Deviandi Selan dan Nino Ninmusu bahkan menahan sepeda motor Deviandi saat meliput penggerebekan yang dilakukan istrinya pada sebuah kos karena diduga selingkuh.
Hal itu disampaikan Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada wartawan pada Sabtu (14/3/2026) malam.
“Ybs sdh diproses dan sdh dilakukan penahanan,” ujar Kapolda NTT singkat.
Terkait sepeda motor milik wartawan yang diduga masih ditahan oleh oknum polisi tersebut, Kapolda NTT menyatakan pihaknya masih melakukan pengecekan kepada Bidang Propam Polda NTT.
“Mohon maaf utk kasus ini, sy cek dulu ke Kabidpropam,” tulisnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua wartawan media DeteksiNTT.com, Deviandi Selan dan Nino Ninmusu, diduga mengalami intimidasi, pemukulan hingga teror oleh Bripka Semuel Demes Talan. Nasib naas dua wartawan ini saat melakukan investigasi atas laporan dugaan penelantaran keluarga yang disampaikan istri oknum tersebut di kawasan Oebufu, Kota Kupang, Kamis (12/3/2026).
Peristiwa ini bermula ketika kedua wartawan menerima pengaduan dari seorang perempuan bernama Welmince, yang mengaku sebagai istri dari oknum polisi Bripka DT.
Dalam pengaduannya, ia menyebut suaminya sering berada di sebuah rumah di kawasan Terminal Oebufu yang diduga menjadi tempat tinggalnya bersama seorang perempuan lain.
Menindaklanjuti laporan tersebut, kedua wartawan kemudian melakukan investigasi lapangan untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mengumpulkan bahan pendukung pemberitaan.
Welmince bersama sepupunya, Marlin, kemudian menuntun kedua wartawan menuju lokasi rumah yang dimaksud.
Setibanya di sekitar rumah itu, Welmince melihat sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna hitam terparkir tepat di depan rumah.
Ia meyakini kendaraan tersebut milik suaminya karena terdapat tulisan ‘Alfa’, nama anak sulung mereka, yang tertera pada plat kendaraan tersebut.
Sebelum melakukan pengecekan lebih jauh, wartawan Nino Ninmusu sempat meminta Welmince dan sepupunya tetap berada di dalam mobil agar tidak terjadi pelabrakan atau keributan.
Ia juga mengingatkan agar persoalan tersebut tetap diselesaikan melalui jalur hukum karena laporan polisi telah dibuat sejak September 2025.
Kedua wartawan kemudian menghampiri rumah tersebut sambil membeli rokok untuk memastikan keberadaan kendaraan tersebut.
Setelah memastikan motor itu benar milik Bripka DT, keduanya pergi dan memarkirkan motor di sekitar jalan dekat Gereja Maranatha Oebufu yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah tersebut.
Namun beberapa saat kemudian, Deviandi Selan melihat keributan terjadi setelah Welmince diduga melabrak perempuan yang dicurigai sebagai selingkuhan suaminya.
Deviandi kemudian kembali ke lokasi dan sempat merekam situasi tersebut menggunakan telepon genggamnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











