KUPANG, fokusnusatenggara.com —Pembangunan dua jembatan strategis di wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang, dipastikan segera dimulai setelah mendapat peninjauan langsung dari Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono. Proyek tersebut menjadi solusi atas terputusnya jalur penghubung antardesa yang selama hampir tiga tahun menghambat mobilitas masyarakat.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan pelaksanaan pembangunan agar dapat segera berjalan sesuai rencana. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu membuka kembali akses transportasi yang menjadi urat nadi aktivitas warga.
Dalam kunjungan itu, Danrem didampingi Dandim 1604/Kupang Letkol Arm Didit Prasetyo, Danyon Zikon 13/KE Letkol Czi Hilal, unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat setempat.
Brigjen TNI Hendro Cahyono menjelaskan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program Satgas Jembatan TNI AD yang mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di daerah yang selama ini mengalami keterisolasian.
“Di wilayah Amfoang akan dibangun empat jembatan, yaitu Termanu, Kapsali, Bipolo, dan Nunpisa. Jembatan ini sangat vital untuk memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Brigjen TNI Hendro Cahyono.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











