KUPANG, fokusnusatenggara.com — Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda NTT bersama instansi terkait menggelar operasi pasar di Kota Kupang untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H.
Operasi ini dilakukan di beberapa lokasi strategis, termasuk Pasar Kasih Naikoten, Gudang Bulog, dan Gudang Distributor Sembako di Kelurahan Alak. Satgas Pangan juga menggandeng Disperindag Provinsi NTT dan Kanwil Bulog NTT untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta mencegah praktik penimbunan atau kecurangan di pasar.
Dalam inspeksi yang dipimpin oleh Kanit Subdit 1 Ditreskrimsus Polda NTT, AKP Rendy Widyadharma, STK., S.I.K., ditemukan beberapa pelanggaran, seperti penggantian kemasan beras Bulog menjadi beras premium oleh beberapa pedagang di Pasar Kasih Naikoten.
“Kami menemukan adanya indikasi pengemasan ulang beras Bulog menjadi beras premium.
Terkait hal ini, kami telah memberikan teguran kepada pedagang agar tidak mengulangi perbuatan tersebut. Jika masih ditemukan, kami akan melakukan penindakan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegas AKP Rendy.
Selain itu, Satgas Pangan juga menemukan minyak goreng subsidi merek Minyakita dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yang seharusnya Rp15.700 per liter, namun ditemukan di pasaran mencapai Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter.
“Kenaikan ini terjadi karena harga dari produsen sendiri sudah tinggi, sehingga berpengaruh pada harga jual di tingkat pengecer. Kami bersama Disperindag telah memberikan teguran dan akan menindak sesuai regulasi jika hal ini terus berlangsung,” lanjutnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











