Kenaikan paling tinggi tercatat pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak hingga 21,63 persen secara tahunan. Lonjakan ini menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi di NTT.
Kelompok tersebut memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 1,31 persen. Komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang dominan dalam kelompok ini.
“Komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang dominan, menyumbang inflasi hingga 1,17 persen,” sebut Matamira. Kenaikan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh tren harga emas global yang turut berdampak pada pasar lokal.
Dengan kondisi ini, BPS NTT mengingatkan pentingnya pengendalian harga dan pemantauan distribusi barang agar inflasi tetap terkendali. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah strategis guna menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat di NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











