ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Perawatan Pribadi dan Emas Dongkrak Inflasi NTT, Sumbang 1,31 Persen

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan
Kepala BPS Provinsi NTT Matamira Bengu Kale ( Istimewa )

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat inflasi year on year (y-on-y) Februari 2026 sebesar 3,42 persen. Angka tersebut menunjukkan tren kenaikan signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang masih berada di bawah 1 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, Matamira Bengu Kale, menjelaskan capaian inflasi 3,42 persen tersebut terjadi dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,14. Ia menegaskan angka ini mencerminkan adanya tekanan harga pada sejumlah komoditas utama di daerah.

“Capaian angka 3,42 persen ini dengan IHK sebesar 110,14. Angka ini menunjukkan tren kenaikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang masih berada di bawah 1 persen,” jelas Matamira.

Baca Juga :  Didorong Perdagangan dan Ekspor Barang-Jasa Ekonomi NTT Triwulan III-2025 Tumbuh 4,88 Persen

Selain inflasi tahunan, BPS NTT juga mencatat inflasi secara bulanan atau month to month (m-to-m) pada Februari 2026 sebesar 1,10 persen. Kenaikan ini memperlihatkan adanya peningkatan harga dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Menurut Matamira, inflasi y-on-y Februari 2026 terjadi karena kenaikan harga pada 9 dari 11 kelompok pengeluaran. Hampir seluruh kelompok mengalami tekanan harga, meski dengan besaran yang berbeda-beda.

  • Bagikan