ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur NTT Tampil Sebagai Pembicara Utama Dalam Diskusi Bersama Bank NTT

Avatar photo
  • Bagikan

Riwu Kaho berharap, forum diskusi strategi percepatan pembangunan dan pemulihan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur bisa menghasilkan komitmen untuk perbaikan ekonomi NTT ke depan.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan, pertumbuhan ekonomi NTT di triwulan kedua mengalami kontraksi, tetapi masih lebih baik dibandingkan dengan Provinsi Papua.

Menurutnya, yang perlu dilakukan oleh pemerintah adalah mendorong sektor pertanian, pemerintahan, konstruksi dan sektor perdagangan agar pemulihan ekonomi bisa berjalan lebih cepat.

Baca Juga :  Bank NTT Berhasil Tagih Rp. 25 Milliar Kredit Macet

“Optimisme dari dunia usaha sudah mulai naik maka momentum ini yang harus kita ambil. Perlu ada suntikan modal sehingga mereka bisa berproduksi,” ujar Kepala BI NTT, Nyoman Atmaja.

Sementara itu, Kepala OJK NTT, Robert Sianipar menyampaikan, untuk mempercepat pemulihan ekonomi, maka pemerintah bersama OJK telah mengeluarkan beberapa kebijakan.

Kebijakan tersebut diantaranya
relaksasi kredit, penjaminan kredit, subsidi bunga, serta melonggarkan social distancing.

Baca Juga :  BI Tepis Berbagai Isu Seputar Peluncuran Mata Uang Baru

“Semua ini tujuannya adalah menggairahkan dunia usaha agar harapannya triwulan ketiga bisa tumbuh dan tidak mengalami kontraksi. Semangatnya mari kita sama-sama mengambil bagian untuk mempercepat pemulihan ekonomi NTT,” ungkap Robert Sianipar. (fatur)

 

  • Bagikan