WAINGAPU, fokusnusatenggara.com — Suasana menjelang perayaan Paskah tahun ini terasa jauh lebih istimewa bagi warga Desa Mbatakapidu. Desa yang dikenal sebagai “jantung” sumber mata air bagi wilayah Waingapu dan sekitarnya ini, kini tidak lagi gelap saat malam tiba. Pada Jumat (27/03), PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (PLN UP2K) Sumba resmi menyalakan jaringan listrik pedesaan (Lisdes) di desa tersebut, mengakhiri penantian panjang masyarakat akan hadirnya energi modern.
Penyalaan ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan langkah besar untuk meningkatkan martabat dan kualitas hidup warga yang lokasinya sebenarnya tidak jauh dari pusat kota, namun selama ini belum merasakan kemerdekaan energi yang merata.
Untuk melistriki Desa Mbatakapidu, PLN telah merampungkan pembangunan infrastruktur yang cukup signifikan, meliputi:
* Jaringan Tegangan Menengah (JTM): Sepanjang 5,54 kilometer sirkuit (kms).
* Gardu Distribusi: 2 Unit dengan kapasitas masing-masing 50 kVA.
* Jaringan Tegangan Rendah (JTR): Sepanjang 7,3 kilometer sirkuit (kms).
Manager PLN UP2K Sumba, A. Iman Krismanto, menjelaskan bahwa infrastruktur yang dibangun telah diperhitungkan untuk mendukung kebutuhan jangka panjang masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











