ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kadis PMD NTT Dikecam DPRD Karena Tidak Bacakan Sambutan Gubernur

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Anggota DPRD NTT kecam Kadis PMD karena tidak bacakan sambutan Gubernur ( Ist)

Dinilai Tidak Loyal dan Langgar Etika Birokrasi

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi Golkar, Agustinus Nahak, melontarkan kritik keras terhadap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) NTT, Alexander B. Koroh, yang dinilai tidak menjalankan etika birokrasi dalam sebuah kegiatan resmi di Kabupaten Malaka.

Kritik tersebut muncul setelah Alexander B. Koroh tidak membacakan sambutan resmi Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat menghadiri kegiatan di Desa Kakaniuk, Kecamatan Malaka Tengah pada Rabu (8/4/2026). Padahal, dalam kapasitasnya sebagai perwakilan gubernur, penyampaian sambutan tersebut merupakan bagian dari protokoler yang wajib dilaksanakan.

Baca Juga :  Danrem 161/Wira Sakti Tutup Latihan Penanggulangan Bencana Alam

Agustinus Nahak menegaskan bahwa tindakan tersebut mencerminkan sikap tidak loyal dan tidak disiplin sebagai aparatur sipil negara.

“Beliau ke sana dalam rangka perjalanan dinas mewakili gubernur NTT. Apa alasannya sehingga tidak membacakan sambutan gubernur? Ini sama dengan tidak loyal dan tidak disiplin,” tegas Agustinus yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT kepada media ini pada Minggu, 12 April 2026.

Baca Juga :  Danrem 161/Wira Sakti Pimpin Upacara Ziarah Hari Juang Kartika

Ia juga meminta Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT selaku pembina ASN untuk segera melakukan pembinaan terhadap Kepala PMD NTT.

“Saya minta ibu Plh Sekda NTT sebagai pembina ASN melakukan pembinaan ulang terhadap Kepala PMD ini,” tambahnya.

Selain soal tidak dibacakannya sambutan gubernur, Agustinus juga menyoroti penggunaan bahasa Inggris dalam penyampaian pidato di hadapan masyarakat desa. Menurutnya, penggunaan bahasa asing dalam forum tersebut tidak tepat sasaran.

  • Bagikan