ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polres Sumba Barat Musnahkan 11.200 Liter Miras Ilegal, Kapolda NTT Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Polres Sumba Barat Musnahkan 11.200 Liter Miras Ilegal ( Istimewa )

WAIKABUBAK, fokusnusatenggara.com  —  Polres Sumba Barat menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memusnahkan ribuan liter minuman keras (miras) ilegal hasil operasi kepolisian.

Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (15/4/2026) sebagai bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka Operasi Kewilayahan Samana Santa Turangga 2026.

Sebanyak kurang lebih 11.200 liter miras tradisional jenis moke dan pinaraci berhasil diamankan oleh jajaran Polres Sumba Barat bersama Sat Narkoba dan Polsek selama operasi berlangsung. Ribuan liter miras tersebut kemudian dimusnahkan sebagai bentuk nyata komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal di wilayah hukum Polres Sumba Barat.

Baca Juga :  Kajari Kabupaten Kupang Minta Jadwal ke Kejati Untuk Ekspose Kasus Sumur Bor

Kegiatan pemusnahan ini berlangsung secara terbuka dan turut dihadiri oleh para pemilik miras yang diamankan. Selain itu, sejumlah wartawan dari media online, cetak, dan elektronik juga hadir menyaksikan langsung proses tersebut sebagai wujud transparansi kepada publik.

Kapolres Sumba Barat, Yohanis Nisa Pewali, yang didampingi para pejabat utama Polres, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan operasi.

Baca Juga :  Ops Semana Santa Turangga 2026, Ditpolairud Polda NTT Pastikan Armada Laut Siap Pengamanan

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara anggota di lapangan dan dukungan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah pemusnahan ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman keras.

“Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, khususnya dalam menekan angka kriminalitas yang sering diawali dari pengaruh minuman keras,” tambahnya.

  • Bagikan