MANGGARAI, fokusnusatenggara.com — PT PLN (Persero) terus mempercepat pemerataan akses listrik hingga ke wilayah terpencil di Nusa Tenggara Timur. Salah satunya melalui pembangunan jaringan listrik menuju Dusun Ajang, Desa Rana Kolong, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, yang kini kembali dipercepat berkat kolaborasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Manggarai Timur.
Sinergi tersebut menjadi solusi atas tantangan pembangunan jaringan listrik yang melintasi kawasan hutan. Melalui survei lapangan bersama yang dilakukan Rabu (1/7/2026), PLN UP2K Flores, KPH Manggarai Timur, dan mitra pelaksana PT Crisna Pratama Teknik menyepakati langkah teknis agar proyek dapat berjalan tanpa mengabaikan aturan kehutanan.
Pembangunan jaringan listrik itu merupakan bagian dari komitmen PLN menghadirkan energi yang merata bagi masyarakat di wilayah yang selama ini belum menikmati layanan listrik secara optimal.
Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 4,90 kilometer sirkuit, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 10,75 kilometer sirkuit, serta pemasangan dua gardu distribusi berkapasitas masing-masing 100 kVA.
Manager PLN UP2K Flores, Reza Eka Putra, mengatakan dukungan KPH Manggarai Timur menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian proyek di lapangan tanpa mengesampingkan ketentuan yang berlaku.
“Kolaborasi ini menjadi fondasi penting bagi kami. PLN berkomitmen penuh menghadirkan listrik yang andal dengan tetap menaruh hormat yang tinggi terhadap kelestarian ekosistem hutan di Flores,” kata Reza.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











