ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Petani NTT Mulai Nikmati Perbaikan Pendapatan, NTP Juni 2026 Kembali Menguat

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
matamira 1
Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, S.Si., M.Si ( Ist )

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —   Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan tren positif pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP mencapai 100,02 atau naik 0,15 persen dibandingkan Mei 2026 yang berada di angka 99,86. Kenaikan ini menjadi sinyal membaiknya daya tukar petani sekaligus menggambarkan penguatan sektor pertanian di daerah.

Baca Juga :  BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026 di NTT, Usaha Besar hingga Rumah Tangga Jadi Sasaran Pendataan

Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, S.Si., M.Si., mengatakan kenaikan NTP dipicu oleh meningkatnya harga yang diterima petani yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan kenaikan biaya yang harus mereka keluarkan selama periode tersebut.

“Nilai Tukar Petani Provinsi NTT pada Juni 2026 tercatat sebesar 100,02 atau naik 0,15 persen dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 99,86,” kata Matamira Rabu (1/7/2026).

Baca Juga :  Menteri Perdagangan Meninjau Dua Pasar Di Kupang

Ia menjelaskan, Indeks Harga yang Diterima Petani (It) meningkat 0,28 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya naik 0,13 persen. Kondisi ini menunjukkan pendapatan petani tumbuh lebih cepat dibandingkan kenaikan pengeluaran mereka.

Menurut Matamira, penguatan NTP terutama ditopang oleh meningkatnya kinerja sejumlah subsektor pertanian dan perikanan yang menjadi andalan masyarakat NTT. Perkembangan tersebut menunjukkan aktivitas produksi di berbagai komoditas mulai memberikan dampak terhadap pendapatan petani.

  • Bagikan