ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

BI NTT Gandeng PMI Gelar Donor Darah ‘Peduli Manise’, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG,fokusnusatenggara.com — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) NTT menggelar kegiatan donor darah bertajuk Peduli Manise, yang berlangsung di Hotel Swiss-Belcourt Kupang pada Jumat (31/10/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara QRISTREET Feat Katong Manise yang berkolaborasi dengan Takuju Market, dan menjadi wujud nyata kepedulian sosial BI terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Kapolda NTT Sambut Kunjungan Kerja Wakil Presiden di Kupang, Hadiri Festival Paskah di Bundaran Tirosa

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah serta membantu memenuhi kebutuhan darah di NTT.

 “Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari upaya kami bersama PMI untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan kemanusiaan di masyarakat. Dengan kegiatan ini, kami berharap stok darah di PMI NTT meningkat dan dapat membantu mereka yang membutuhkan transfusi,” ujar Didiet.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Ditpolairud Polda NTT Selamatkan Tiga Penumpang Kapal Rusak di Perairan Sikka

Menurut Didiet, kegiatan donor darah biasanya rutin dilakukan di Kantor BI setiap tiga bulan sekali. Namun kali ini, pihaknya memilih lokasi berbeda agar lebih dekat dengan masyarakat dan dapat menjangkau partisipasi lebih luas.

“Biasanya di kantor BI, tapi karena ada event di sini, kami selenggarakan di lokasi ini supaya masyarakat sekitar juga bisa ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Baca Juga :  Delapan Personel Ditpolairud Polda NTT Terima Penghargaan dari Bupati TTU atas Aksi Evakuasi Korban Tenggelamnya Kapal

Selain donor darah, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti Bazaar Wangtime, pemilihan Duta Rupiah, lomba antar pelajar SD hingga SMA, serta talkshow inspiratif pada sore hingga malam hari. Sebanyak 27 pelaku UMKM ikut ambil bagian, dengan seluruh transaksi dilakukan menggunakan QRIS, sebagai bentuk edukasi transaksi digital.

  • Bagikan