Lebih lanjut, ia menyampaikan terima kasih kepada GP Ansor NTT yang selama ini telah berperan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan lintas agama di Kota Kupang. Ia berharap pelatihan ini semakin memperkuat peran Banser dalam menghadapi dinamika sosial masyarakat. Selain itu, ia mengusulkan agar pelatihan ini juga mengarahkan para peserta untuk mendalami topik-topik strategis, seperti ekonomi dan politik, yang relevan bagi pengembangan kepemimpinan ke depan.
Ketua GP Ansor NTT, H. Ajhar Jowe, menjelaskan bahwa PKL dan SUSBALAN tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi anggota Banser dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi langkah strategis kaderisasi kepemimpinan sesuai amanat organisasi. Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan pelatihan ketiga yang diadakan GP Ansor NTT sekaligus menjadi program penutup sebelum ia mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua GP Ansor NTT. Acara ini juga akan menjadi momen silaturahmi kader GP Ansor se-NTT.
H. Ajhar Jowe menambahkan bahwa PKL dan SUSBALAN Tahun 2024 akan dilaksanakan di Asrama Haji Kota Kupang selama tiga hari, mulai tanggal 28 Desember 2024. Pelatihan ini akan diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi NTT. “Pelatihan tingkat lanjutan ini merupakan kewajiban bagi pengurus GP Ansor di semua daerah sebagai bagian dari prinsip kaderisasi,” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











