ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Selaras  dengan Dasa Cita Meki Johni, Dinas Pendidikan NTT dan Diaspora Rote Ndao  Gagas Sekolah Vokasi Berbasis Sorgum

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Kami ingin ketika orang ingin belajar soal sorgum, mereka bisa diarahkan ke sekolah-sekolah tertentu di Rote Ndao. Ini adalah model pendidikan berbasis potensi lokal,” jelas Ambrosius.

Fokus kedua adalah pengembangan lembaga pelatihan Bahasa Inggris dalam skema IELS, yang akan memfasilitasi siswa SMA/SMK untuk mencapai kemampuan bahasa Inggris yang dibutuhkan guna melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mengikuti tes masuk perguruan tinggi, sekolah kedinasan, hingga seleksi TNI/Polri.

Dinas Pendidikan dan Diaspora Rote Ndao sepakat akan menggelar pertemuan teknis lanjutan untuk menyusun skema kerja sama lebih rinci, termasuk penjadwalan pelatihan, kurikulum IELS, penempatan guru tamu, serta peta sekolah vokasi unggulan.

Baca Juga :  Sebanyak 142 SLB/SMA/SMK Akan Memiliki Kepala Sekolah Definitif Akhir Desember 2025

Sebelumnya, Ketua Serikat Tani Nelayan (STN) NTT, Rian Lodwick Dea, juga menyampaikan dukungan dan apresiasi atas inisiasi para tokoh Diaspora Rote Ndao. Ia menilai NTT beruntung memiliki Gubernur yang responsif dan menjadikan sorgum sebagai prime mover sektor pertanian.

“Gubernur langsung merespons dengan mengizinkan uji coba sorgum di lahan seluas 25 hektare di Rote Ndao sebagai percontohan nasional. Ini langkah maju,” kata Rian.

Baca Juga :  Pemkab Belu Janji Cairkan Dana Sertifikasi Guru

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran IELS sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan di NTT. Menurutnya, IELS akan sangat membantu anak-anak NTT yang hendak studi lanjut atau bekerja ke luar negeri tanpa harus keluar daerah hanya untuk ujian bahasa Inggris.

Lebih jauh, Rian mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang telah menyiapkan 20 peserta untuk mengikuti program IELS dengan anggaran Rp7 juta per orang. Bahkan, komunikasi resmi telah dijalin dengan Pemerintah Australia, khususnya di Darwin, untuk mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia dari Rote Ndao.

Baca Juga :  SDN Fatukoa  Gelar Ujian Berbasis Komputer, Target Pertahankan Prestasi

“Ini luar biasa, karena Rote Ndao menjadi motor penggerak. Harapan kami, program-program Gubernur NTT dapat terus mendapat dukungan luas dari daerah-daerah lainnya di NTT,” tutupnya.

  • Bagikan