ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Selaras  dengan Dasa Cita Meki Johni, Dinas Pendidikan NTT dan Diaspora Rote Ndao  Gagas Sekolah Vokasi Berbasis Sorgum

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com.com —  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan apresiasi tinggi kepada Diaspora Rote Ndao atas inisiatif mereka yang selaras dengan kebijakan strategis Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dalam mendorong pendidikan vokasi unggulan dan penguatan potensi lokal.

Inisiatif tersebut mencakup dua program utama, yakni pengembangan International English Language School (IELS) dan penguatan pendidikan vokasi berbasis komoditas sorgum. Keduanya dipandang sebagai wujud nyata pelibatan masyarakat dalam mendukung Dasa Cita ke-6 Gubernur NTT, yakni Pendidikan Vokasi Unggulan, dan mendukung pencapaian target NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, saat menerima audiensi para tokoh Diaspora Rote Ndao di Kota Kupang di Kantor Dinas, Kamis (31/7/2025) pagi. Hadir pula dalam pertemuan itu Kabid SMK Dinas Pendidikan NTT, Ayub Sanam.

Baca Juga :  Kabid Dikdas Kota Kupang Geram: Dana Tahap Dua Belum Cair, Laporan Sekolah Masih Bermasalah

“Apa yang ditawarkan Diaspora Rote sangat relevan dengan program strategis Pemprov NTT. Kami siap memfasilitasi dan mengawal kerja sama ini hingga terlaksana secara konkret,” ujar Ambrosius.

Kadis Pendidikan Ambrosius Kodo memberikan apresiasi tinggi kepada para tokoh Diaspora Rote Ndao atas semangat dan inisiatif mereka dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan di NTT. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kekuatan bersama untuk membangun daerah.

Baca Juga :  Penerima Dana BOS di Kupang Diduga Fiktif

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Diaspora Rote yang menyatakan kesediaan untuk turut serta dalam gerakan Ayo Bangun NTT. Potensi dan pengalaman mereka di luar daerah maupun luar negeri bisa menjadi aset besar bagi pembangunan pendidikan kita,” ujar Ambrosius.

Kepala Dinas Pendidikan memaparkan bahwa ada dua hal utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Pertama, pengembangan komoditas sorgum sebagai potensi unggulan daerah yang akan diintegrasikan dalam sistem pendidikan vokasi.

Baca Juga :  Kadis Dinas P dan K NTT Minta Sekolah Hentikan Pengadaan Seragam Siswa

Beberapa SMA dan SMK di Rote Ndao akan didorong menjadi pusat edukasi sorgum, lengkap dengan pelatihan teknis tentang budidaya, pengairan, manajemen usaha, dan pemasaran hasil produksi.

Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Pendidikan membuka peluang bagi Diaspora yang ahli di bidang pertanian dan agribisnis menjadi guru tamu di sekolah-sekolah. Dengan demikian, siswa-siswi dapat langsung belajar dari para praktisi berpengalaman.

  • Bagikan