ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Kupang Tanggung Biaya Perawatan Keracunan Siswa SMPN 8

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Total ada 66 siswa yang dilaporkan kepada saya, saat ini ada 18 siswa yang dirawat,  tetapi yang kita lihat semua bagus. Semua sudah segar, ceria, nadinya sudah baik,” ujarnya

Terkait gejala, Walkot Kupang mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh dari para siswa bahwa mereka mencret hingga 3-4 kali sejak malam Senin (21/7/2025).

“Jadi kemungkinan makannya dari  kemarin siang (Senin, 21/7/2025, red). Nanti kita telusuri kembali apa yang membuat mereka mencret. Apakah dagingnya, sayurnya, atau nasinya,” ujarnya

Baca Juga :  Paparkan  100 Hari Kerja : Wali Christian Tunjukkan Terobosan UMKM, Layanan Publik dan Persampahan

Menanggapi perkataan para siswa yang merasakan mbg pada Senin (21/7/2025) sudah tidak layak untuk di konsumsi, Wali Kota Christian mengatakan masih menunggu diagnosa lebih lanjut.

“Saat ini tunggu diagnosa, baru ditelusuri, kan harus ada tindak lanjut, tidak boleh hanya disini saja,” ujarnya

Sementara itu, Kadis P dan K Kota Kupang di SMPN 8 Kota Kupang mengatakan sebanyak 101 siswa yang merasakan gejala keracunan dan telah dilarikan ke tiga rumah sakit yaitu Rumah Sakit S.K Lerik, Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Mamami.

  • Bagikan