ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

85 mahasiswa Universitas Internasional Papua KKN Perdana di Negara Papua Nugini

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Dalam pelaksanaan kegiatan fisik, mahasiswa akan melakukan pemasangan pelang Kampung dari Wutung hingga Vanimo Town, sebab selama ini batas antarkampung belum jelas sehingga perlu diberi penanda.

Kampung-Kampung yang akan menjadi lokasi KKN mahasiswa adalah UIP adalah Kampung Butung Village, Kampung Musu Village, Kampung Yako, Kampung Waromo, dan Kampung Vanimo/Lido

“Dari 85 mahasiswa ada 15 lainnya menjalankan KKN di Kampung Skouwmabo. Setiap kampung dibagi 14 orang satu kelompok,” ucapnya.

Baca Juga :  Status Akun LAP Kepsek Mendadak Berubah dari Hijau ke Merah, PKB NTT Minta Diusut Tuntas

Untuk kegiatan edukatif, mahasiswa akan melaksanakan belajar-mengajar berkolaborasi dengan sekolah-sekolah kampung di sana.

“Harapannya mahasiswa mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta banyak belajar dari masyarakat selama KKN. Kemudian mempererat persaudaraan dua bangsa,” ujarnya.

Selain itu, KKN ini juga bertujuan mempererat persaudaraan antara Papua dan PNG, karena kedua wilayah ini memiliki banyak kesamaan budaya, bahasa dan hubungan kekerabatan, sehingga mahasiswa UIP diharapkan belajar dari masyarakat lokal PNG tentang sejarah dan budaya setempat.

Baca Juga :  SMK Pelayaran Lasiana Kupang Meriahkan Gebyar Hardiknas 2026, Jual Produk Unggulan dan Buka Pendaftaran

“Melalui KKN perdana ini kami berharap dapat memperkuat posisi sebagai kampus yang berorientasi global sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan,” kata Korinus Waimbo.

Sementara itu, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Janti Anderin mengaku antusias mengikuti KKN ke PNG ini.

“Harapannya saya bisa melaksanakan KKN ini dengan baik dan benar-benar bisa belajar banyak hal dari masyarakat di sini (PNG). Semoga saya bisa mendapat pengalaman baru, bertemu orang-orang baru, dan saling berbagi pengetahuan,” kata Janti Anderin.

Baca Juga :  Gubernur Lantik 14 Kepala SMA/SMK/SLB : Inilah Nama –Nama Mereka  

Ia, juga berharap KKN ini dapat mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan PNG.

“Semoga KKN ini dapat memperkuat persaudaraan antara Indonesia dan PNG, demi masa depan yang lebih baik bagi kedua negara,” ucapnya.

  • Bagikan