KUPANG, fokusnusatenggara.com — Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin meminta pengawasan dan patroli di kawasan Taman Nasional Mutis Timau diperketat setelah seorang pendaki wanita dilaporkan hilang saat melakukan pendakian ilegal di Gunung Mutis, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Usman, kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius karena kawasan Mutis hingga kini masih resmi ditutup sementara untuk aktivitas pendakian dan wisata. “Pengawasan, patroli, dan penjagaan di kawasan Mutis perlu diperketat supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Usman, Kamis, 15 Mei 2026 dilansir https://ntt.viva.co.id/.
Ia juga meminta balai teknis agar konsisten menjalankan keputusan penutupan kawasan yang sebelumnya telah disepakati bersama. “Balai teknis harus komitmen dan konsisten. Kalau kita sudah sepakat tutup, ya tutup harus ketat,” ujarnya.
Selain soal penjagaan, Usman juga menyoroti pentingnya sosialisasi penutupan kawasan agar informasi benar-benar sampai ke masyarakat luas. Menurutnya, peran balai teknis dalam menyampaikan informasi harus lebih masif melalui berbagai saluran komunikasi.
“Peran balai untuk sosialisasi penutupan juga harus lebih gencar dilakukan, baik melalui media sosial maupun media massa. Itu perlu ditingkatkan supaya masyarakat luas tahu bahwa kawasan masih ditutup,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











