ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kantor Desa Fafoe Dibiarkan Terlantar

Avatar photo
  • Bagikan

” Kondisi masyarakat dihadapi dengan penyakit global (corona,red) ini, membuat semua sibuk dengan urusan masing-masing. Tetapi ini akan jadi perhatian untuk kami benahi,” ujarnya, menjawab wawancara per telepon, Senin, 6 Juli 2020.

Selain akan benahi kondisi ini, Kades yang sudah menjabat selama tiga periode ini menegaskan, akan menyelesaikan pembangunan Gedung Balai Desa Fafoe, yang juga saat ini berhenti dan dibiarkan mangkrak.

” Besok kami akan bersihkan semua,  termasuk melanjutkan pekerjaan pembangunan gedung balai desa,” ujarnya.

Baca Juga :  Swasembada Pangan 2025 : Kapolda NTT Pimpin Penanaman Jagung Serentak di TTU

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu, 5 Juli, 2020, Bangunan Balai Desa yang dibiarkan mangkrak pekerjaannya dari tahun 2019 dengan besaran dana Rp. 316 juta, saat ini hanya menjadi tempat “mangkal” beberapa ekor ternak sapi milik warga. Selain itu, kondisi kantor desa serta sarana penunjang aktivitas pelayanan juga dibiarkan tidak tertata dengan baik di Kantor Desa Fafoe. (ferdhy bria)

Baca Juga :  Bupati Kupang Tegaskan : Semua Aset Pemkab di Kota Kupang Akan Dijual

 

  • Bagikan