Gubernur NTT dalam arahannya mengatakan program yang digagas Presiden RI, Bapak Prabowo merupakan game changer.
“Seperti yang Pak Prabowo sampaikan, program ini merupakan game changer. Melalui program ini gizi bisa diperoleh, membuka lapangan kerja, bahkan berdampak bagi sektor pertanian dan perkebunan, peternakan, serta perikanan. Walaupun kita masih kalah dibanding pulau Jawa atau NTB, sambil kita kejar kuantitas kita juga menjaga kualitas,” jelasnya.
Dikatakan Gubernur Melki, program MBG ini memiliki sejumlah manfaat diantaranya anak-anak semakin rajin ke sekolah, dampak ekonomi di sektor-sektor produktif.
Saat ini penyerapan dapur MBG di Provinsi NTT baru mencapai 47 persen dari total yang harus dibangun di NTT.
“Pak Prabowo bilang NTT harus 100 persen. Kita harus kejar sampai akhir Desember, tahun ini NTT 100 persen,” tegasnya.
Gubernur Melki juga memberikan usul jika memungkinkan penduduk yang termasuk dalam kategori miskin ekstrim, bisa menjadi pekerja di dapur MBG.
Program MBG sejak dicanangkan hingga saat ini terus mendapat pro dan kontra di masyarakat. Namun Ia menegaskan SPPI dan mitra BGN tidak perlu takut.
“Jangan takut, program ini akan terus berjalan. Saya butuh masukan dari kita semua apa saja kendala program ini, bisa disampaikan dan menjadi masukan untuk kami. Saya juga berpesan agar tolong kita jaga kualitas produk MBG kita. Kualitas kita jaga, kuantitas kita dorong terus,” imbuhnya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











