Ia mengatakan, perhatian kepada anak-anak pesisir juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Bantuan buku dan alat tulis diharapkan dapat memberikan dorongan bagi anak-anak untuk semakin giat belajar dan berani mengejar cita-cita.
“Kami ingin anak-anak di wilayah pesisir juga merasakan semangat kemerdekaan. Melalui edukasi dan bantuan sederhana ini, kami berharap tumbuh semangat belajar, rasa percaya diri serta kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara,” katanya.
Kepedulian Ditpolairud Polda NTT itu mendapat sambutan positif dari masyarakat nelayan setempat. Salah satu perwakilan nelayan, Sumbe Lamablawa, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada warga pesisir.
“Kami masyarakat nelayan pinggiran Kota Larantuka merasa sangat terbantu dengan dukungan moril dan bantuan yang diberikan oleh pihak Ditpolairud Polda NTT Marnit Flotim,” ungkap Sumbe.
Bagi Ditpolairud Polda NTT, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda menyambut bulan kemerdekaan. Pembagian bendera, buku dan alat tulis menjadi bentuk nyata kepedulian sekaligus sarana memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah pesisir.
Irwan berharap semangat nasionalisme yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut tidak berhenti setelah perayaan HUT Kemerdekaan. Nilai persatuan, kepedulian dan gotong royong, kata dia, harus terus hidup dalam kehidupan masyarakat.
“Kami berharap semangat kemerdekaan ini tidak berhenti pada momentum bulan Agustus saja, tetapi dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, kepedulian, gotong royong dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











