ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Dari Bello ke Nenuk, Langkah Reinal Takene Menjadi Harapan Baru bagi Gereja di NTT

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Fra
Pastor Paroki Kolhua Antar Calon Frater Reinal Takene ke Nenuk, Panggilan Imamat Tumbuh dari Iman Umat ( Ist )

“Kami atas nama seluruh umat Stasi Santo Agustinus Bello merasa bangga dan bersyukur karena Reinal Takene merupakan salah satu putra stasi kami yang terpanggil mengikuti pembinaan calon imam. Kami mendukung penuh perjalanan panggilannya dan terus mendoakan agar ia tetap setia hingga tahbisan nanti. Semoga kehadiran Reinal menjadi teladan yang membangkitkan lahirnya panggilan-panggilan baru dari lingkungan dan stasi kami,” katanya.

Pastor Rekan Paroki Santo Fransiskus dari Asisi Kolhua, RD Toni Kobesi, menilai pilihan kaum muda untuk tetap melanjutkan panggilan imamat di tengah derasnya arus kehidupan modern merupakan kesaksian iman yang patut disyukuri dan didukung bersama.

“Keberanian menjawab panggilan Tuhan pada zaman yang serba cepat dan penuh godaan merupakan anugerah yang patut disyukuri. Panggilan seperti ini perlu terus didampingi agar bertumbuh menjadi kesetiaan dalam pelayanan. Sebagai imam dan bagian dari komunitas Paroki Kolhua, kami berkomitmen mendukung serta mendoakan setiap anak yang terpanggil untuk hidup membiara, secara khusus mereka yang berasal dari Kapela Santo Agustinus Bello. Semoga semakin banyak kaum muda berani membuka hati dan menanggapi panggilan Tuhan dengan sukacita,” ujar Romo Toni.

Baca Juga :  Siapapun Calonnya, Pilihannya Tetap SBS!!!

Perjalanan Reinal menuju Rumah Pembinaan TOR Lo’o Damian Nenuk mengingatkan bahwa panggilan imamat tidak pernah lahir dalam ruang yang hampa. Di baliknya ada keluarga yang menanamkan iman, umat yang tekun mendoakan, dan Gereja yang setia mendampingi setiap langkah.

Kehadiran Romo Dus Bone mengantar langsung calon frater menjadi simbol bahwa Gereja tidak hanya mengutus, tetapi juga menemani. Dari langkah kecil menuju rumah pembinaan itu tumbuh harapan akan lahirnya para pelayan Gereja yang rendah hati, setia, dan siap mengabdikan hidup bagi umat di masa depan.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda NTT Bantu Antisipasi Dini Kendala Teknis Kapal Bermuatan 96 Peziarah Semana Santa

 

 

  • Bagikan