ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Kupang Galang Donasi untuk Korban Gempa Flores, Siapkan BTT Rp500 Juta

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
dona
Walikota Kupang Galang Donasi untuk Korban Gempa Flores, Siapkan BTT Rp500 Juta ( Ist )

KUPANG, FokusNusaTenggara.com — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus mengalir dari Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang membuka rekening donasi bertajuk “Pemkot Peduli Gempa Flores” di Bank NTT sebagai wadah solidaritas untuk membantu warga yang tengah menghadapi dampak bencana.

Gerakan donasi tersebut mulai berjalan sejak Rabu (19/8/2026) dan diikuti secara sukarela oleh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Kupang, termasuk Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo. Memasuki hari kedua, dana yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp30 juta dan diperkirakan terus bertambah seiring partisipasi para ASN.

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan, donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dan tidak bersifat wajib. Setiap ASN memberikan sumbangan sesuai kemampuan masing-masing.

Baca Juga :  Polda NTT Kerahkan Teknologi Cangih Air Dalam Operasi SAR KM Putri Sakinah

“Rekening donasi sudah ada. Per hari ini sudah ada sekitar Rp30 juta, merupakan sumbangan dari teman-teman ASN termasuk saya juga. Ada yang menyumbang Rp50 ribu, Rp100 ribu, dan rekeningnya sudah berjalan,” ujar Christian saat menanggapi usulan solidaritas bagi korban gempa Flores dalam Rapat Paripurna Ke-2 DPRD Kota Kupang, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga :  Polres Manggarai Barat dan Ditpolairud Polda NTT Bantu  Nelayan Yang Selamat Saat Mencari Ikan

Menurut Christian, solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab daerah yang mengalami bencana. Pemerintah daerah lain di NTT juga perlu mengambil bagian sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga.

“Solidaritas itu penting. Kalau daerah lain bisa membantu, masa kita yang bersaudara dalam satu daerah sendiri tidak membantu,” tegasnya.

Baca Juga :  Kota Kupang Menjadi Simbol Toleransi di Hari Waisak

Ia mengatakan, semangat saling membantu antardaerah menjadi kekuatan penting dalam menghadapi bencana. Bantuan yang datang dari berbagai daerah menunjukkan bahwa kepedulian kemanusiaan tidak dibatasi oleh wilayah administratif.

  • Bagikan