ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Baksos HUT Bhayangkara ke-80, Ditpolairud Polda NTT Tempuh 147 Kilometer Antar Jenazah Warga Kurang Mampu ke Kuanfatu

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Jenasah
Baksos kemanusiaan Bhayangkara ke-80, Ditpolairud Polda NTT Tempuh 147 Kilometer Antar Jenazah Warga Kurang Mampu ke Kuanfatu ( Ist )

Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat.

“Polri harus hadir dalam setiap kesulitan masyarakat. Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan yang menyentuh sisi kemanusiaan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan.

Baca Juga :  Wakapolda NTT dan Bhayangkari Tebar Kasih di Panti Asuhan Santo Aloysius Maumere

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir dengan hati. Kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Setelah menempuh perjalanan ratusan kilometer, jenazah Nonia Nuban akhirnya tiba dengan selamat di Desa Basmuti, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga :  Basarnas Gelar Siaga Khusus Lebaran 2025 untuk Jamin Keselamatan Pemudik

Di balik sirene ambulans yang mengiringi perjalanan tersebut, tersimpan pesan sederhana namun bermakna: bahwa kehadiran Polri bukan hanya dirasakan saat masyarakat membutuhkan perlindungan hukum, tetapi juga ketika mereka membutuhkan uluran tangan di saat-saat paling sulit dalam kehidupan.

Bagi keluarga almarhumah, bantuan itu mungkin tidak akan pernah terlupakan. Dan bagi Ditpolairud Polda NTT, perjalanan sejauh 147 kilometer itu menjadi bukti bahwa pengabdian sejati selalu dimulai dari kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga :  Bill Nope Tegaskan : “Saya Tak Pernah Angkat Jonathan Nubatonis Jadi Raja Amanuban”

 

  • Bagikan