ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

300 Kuda Hus Meriahkan Perayaan Hari Bhayangkara, Budaya Rote Ndao Kian Mendunia

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
AKB
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono ikut menunggang kuda dalam atraksi Hus Balaoli ( Ist )

ROTE NDAO, fokusnusatenggara.com  —   fokusnusatenggara.com – Suara gong yang menggema, derap ratusan kuda hias, serta atraksi budaya tradisional mewarnai Festival Hus Kuda Balaoli yang digelar di Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Festival tersebut merupakan tradisi adat masyarakat Rote Ndao sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen pertanian. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun itu hingga kini tetap dilestarikan dan dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat setempat.

Tidak kurang dari 300 ekor Kuda Hus ambil bagian dalam festival yang berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga :  Songsong HUT Bhayangkara Bidpropam Polda NTT Gelar Baksos di Panti Asuhan Bhakti Luhur Baumata

Para penunggang kuda yang dikenal dengan sebutan Manasaindala tampil mengenakan busana adat khas Rote lengkap dengan topi Ti’i Langga. Penampilan mereka menjadi daya tarik utama yang memukau para pengunjung.

Festival Hus Kuda Balaoli diprakarsai oleh masyarakat bersama Polres Rote Ndao sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga warisan budaya sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara.

Baca Juga :  Polres Rote Ndao Tahan Tiga ABK Asal Sulawesi Tenggara Yang Selundupkan WN China ke Australia

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, mengatakan Festival Hus Kuda Balaoli merupakan momentum penting untuk memperkuat pelestarian budaya daerah dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

“Festival Kuda Hus kali ini diprakarsai oleh masyarakat Balaoli dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-80. Kami merasa bangga karena tradisi ini terus hidup dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Rote Ndao,” ujar AKBP Mardiono.

Baca Juga :  Warga Jambi Sumatera Ditangkap di Batu Putih-TTS Karena Curi Motor di Rote Ndao

Menurutnya, Festival Hus Kuda bukan hanya sebuah pertunjukan budaya, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan filosofi yang kuat dalam kehidupan masyarakat Rote Ndao.

  • Bagikan