“Dia mau membina tapi caranya kurang tepat yang seharusnya membina itu disuruh push up disuruh lari atau apa seperti itu sebenarnya bukan dengan dipukuli seperti itu ,” tegas AKBP Rudi Ledo.Dia membenarkan ada dugaan saat melakukan pemukulan para perwira tersebut sedang berada di bawah pengaruh minuman keras. Tapi itu masih akan didalami lagi.” Saat melakukan pemukulan ketiga perwira itu dibawah pengaruh alkohol, kemungkinan, tapi secara internal akan saya proses,” katanya.
Sementara itu, Kabid Propam Polda NTT, Kombes Pol. Robert A. Sormin mengatakan telah memberi perintah agar para perwira dan korban untuk dibawa ke Polda NTT untuk dilakukan pemeriksaan.
” Saat ini ketiga perwira itu sementara menjalani pemeriksaan di Polres Malaka. Namun sudah saya perintahkan baik para perwira pelaku dan korban dibawa semua ke Polda untuk ditangani,” kata Kombes Robert A. Sormin.Terpisah Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra mengatakan kasus penganiayaan perwira di Polres Malaka terhadap anak buahnya sudah ditangani Propam Polres Malaka.
“Saat ini ketiga perwira itu sedang diperiksa di Polres Malaka. Namun sudah ada perintah dari Kabid Propam bahwa untuk penanganannya akan dilakukan di Polda NTT. Jadi nanti mereka akan dibawa ke Polda NTT baik itu ketiga perwira dan korban ,” kata Henry Novika Chandra.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











