“Keduanya tergiur dengan diajak Kepala Kampung Wormu, Yunus Aisnak yang masih kerabat mereka. Selain itu mereka juga diajak membongkar aktivitas TPNPB OPM KODAP IV Sorong Raya. Setelah dicurigai, keduanya dipecat dari anggota TPNPB OPM ,” ungkap Sebby Sambom.
Sebby menuturkan, pada 3 Agustus 2024, kedua korban bersama 3 orang lainnya mendatangi markas TPNPB Kodap IV Sorong Raya. Mereka secara brutal melakukan penyerangan dengan parang dan panah terhadap anggota TPNPB.
Atas penyerangan tersebut lanjut Sebby Sambom, TPNPB-OPM mengeluarkan peringatan pertama dengan tembakan ke udara. Namun, Sebby mengklaim mereka tidak mengindahkan peringatan tersebut. “ Dalam peristiwa itu, Yakobus Aisnak tewas dan Martinus Aisnak kritis. Sedangkan 3 orang lainnya melarikan diri pulang karena tak mampu merampas senjata milik pasukan TPNPB-OPM ,” katanya. “ Korban meninggal Yakobus Aisnak telah dimakamkan oleh pasukan TPNPB-OPM. Sementara Martinus Aisnak sedang dalam perawatan medis di markas TPNPB Kodap IV Sorong Raya. “Akan dipulangkan setelah pulih,” tambah Sebby Sambom.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











