ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

PLTD Komodo Uji Coba Insinerator Ramah Lingkungan Untuk Pengelolaan Limbah

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

 

LABUAN BAJO, fokusnusatenggara.com— Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, melakukan uji coba insinerator baru pada Senin, 17 Maret 2025. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pengelolaan limbah operasional secara ramah lingkungan dan mendukung program keberlanjutan.

Uji coba insinerator ini dipimpin langsung oleh Executive Vice President (EVP) HSSE, Doddy Pangaribuan, dan Manager Unit Layanan Pusat Listrik Ende, Agung Subangun. Insinerator ini diharapkan dapat mengolah limbah yang dihasilkan dari operasional PLTD dengan lebih efisien, mengurangi potensi pencemaran lingkungan, dan menjaga kebersihan di sekitar area pembangkit.

Baca Juga :  Bupati Kupang Buka Sosialisasi OVOP: Dorong Setiap Desa Miliki Produk Unggulan Berbasis Potensi Lokal

Dalam kesempatan tersebut, EVP HSSE Doddy Pangaribuan menyampaikan bahwa penggunaan insinerator merupakan langkah konkret dalam mendukung kebijakan perusahaan terkait pengelolaan limbah yang lebih baik dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

“Kami berupaya untuk terus meningkatkan standar operasional dan memastikan bahwa setiap fasilitas yang digunakan sesuai dengan regulasi lingkungan yang berlaku. Teknologi insinerator ini menjadi salah satu solusi terbaik dalam mengelola limbah dengan lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemilik Usaha Agro Bisnis Boneana Bantah Sembunyikan Eksavator Milik Dinas PU

Sementara itu, Manager Unit Layanan Pusat Listrik Ende, Agung Subangun, menambahkan bahwa keberadaan insinerator ini sangat penting dalam mendukung operasional PLTD yang lebih bersih, efisien, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kami berharap dengan adanya insinerator ini, pengelolaan limbah di PLTD Komodo semakin optimal dan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar serta masyarakat setempat. Dengan demikian, PLTD Komodo dapat terus beroperasi dengan kinerja yang lebih baik sekaligus tetap menjaga keseimbangan lingkungan,” katanya.

  • Bagikan