ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pertanian Sumbang 30 Persen Ekonomi NTT, BPS Diminta Jangan Berhenti di Angka

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
PPN
Menteri PPN dan Gubernur NTT Kunjungi BPS NTT ( Ist )

“Peningkatan produktivitas jagung dari sekitar 2,6 ton menjadi 4 ton per hektare saja sudah memberikan lompatan produktivitas yang signifikan,” ujar Rachmat.

Menurut dia, pekerjaan berikutnya bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi memastikan komoditas NTT memiliki nilai tambah. Hilirisasi dapat dimulai dari skala sederhana, termasuk pengolahan ikan, daging, cokelat dan hasil pertanian sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada penjualan bahan mentah.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan data BPS menjadi salah satu dasar penting pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan. Dengan keterbatasan sumber daya, pemerintah harus memilih sektor yang memiliki daya ungkit paling besar.

Baca Juga :  Gubernur NTT Hadiri Malam Puncak Porseni Flobamora NTB "FLOBAMORA CULTURE FEST 2025”

“Data BPS menjadi penentu karena kami masih mengalokasikan sumber daya yang terbatas ini agar mampu menyentuh bidang-bidang pembangunan yang paling strategis dan bisa mengungkit pembangunan,” kata Gubernur Melki.

Kepala BPS NTT Matamira Bengu Kale menyebut sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan utama NTT dengan kontribusi sekitar 28 hingga 30 persen terhadap PDRB.

Baca Juga :  Gubernur NTT Apresiasi Turnamen Voli DR. Umbu Rudi Kabunang Cup, Bibit Baru Menuju PON XXII 2028

Di sisi lain, tingkat kemiskinan NTT berada pada 17,52 persen dan terus menunjukkan tren penurunan. Gubernur pun menegaskan optimisme pemerintah untuk menjaga tren positif tersebut. “Sekarang datanya sudah jelas, BPS keluarkan bagus, kita kerjakan saja, jaga tren positifnya,” ujar Gubernur Melki.

Bagi NTT, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap angka pertanian yang dibaca pemerintah benar-benar berubah menjadi kebijakan yang meningkatkan produksi, membuka pasar, memperkuat hilirisasi dan pada akhirnya menambah pendapatan keluarga petani

Baca Juga :  Dari Mimbar Gereja ke Kandang Ayam dan Hortikultura, Bupati Ajak Jemaat Golgota Tesbatan Dukung MBG

 

  • Bagikan