Menurut dia, pelatihan seperti ini merupakan salah satu strategi Pemkot untuk menaikkan ekonomi akibat pandemi yang imbasnya tidak hanya di Kota Kupang tapi secara global. Karena itu Wali Kota memandang kegiatan ini cukup strategis bagi pemerintah dan pelaku pariwisata terutama bagi penyedia jasa pariwisata seperti pengelola homestay dalam mempersiapkan diri menghadapi masa new normal, yang diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota memberi penjelasan singkat tentang beberapa hal penting yang menjadi prioritas dalam pengembangan pariwisata yaitu persiapan sumberdaya manusia yang bagus dan kredibel disertai dengan pelayanan prima, peningkatan kerja sama antara pelaku jasa pariwisata dan pemerintah dalam meningkatkan penyediaan akomodasi serta fasilitas pendukung lainnya serta yang paling utama adalah memperhatikan penerapan protokol kesehatan agar dilaksanakan dengan baik.
Pelatihan akan berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 24 sampai dengan 26 Juni 2020 dan diikuti oleh 45 peserta para pengelola homestay yang ada di Kota Kupang. tujuan pelatihan ini adalah sebagai pengembangan atau pembinaan tata kelola manajemen homestay / pondok wisata atau rumah wisata dalam mempersiapkan diri menghadapi era New Normal serta mendorong pelayanan prima menghadapi era new normal dengan mengedepankan protokol Covid-19. (humas)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











