ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BBWS Nusa Tenggara II Optimistis Rehabilitasi Irigasi Tahap III Rampung Sesuai Skedul

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Melalui mekanisme tersebut lanjut Binsar akan diberikan tambahan waktu penyelesaian sekitar 450 hari pertama. Kendala utama di lapangan, kata dia, berasal dari kondisi musim tanam yang sedang berlangsung serta mulai memasuki musim hujan. Situasi ini membuat pekerjaan konstruksi tidak dapat dilakukan secara maksimal karena aliran air tetap harus dipertahankan untuk kebutuhan para petani.

Baca Juga :  Listrik Sering Padam, Aktifitas Warga perbatasan Lumpuh.

“Ada kehilangan waktu kerja karena kita harus tetap mengalirkan air untuk petani, apalagi sekarang sudah masuk musim tanam dan menuju musim hujan,” ungkapnya.

Meski demikian, Parlinggoman menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal dan Kementerian terkait tetap menargetkan seluruh pekerjaan harus diselesaikan 100 persen pada tahun ini, tanpa ada toleransi penyelesaian di luar target.

Baca Juga :  9.1 Milliar Uang Bank NTT Masuk Ke ‘Kantong’ Direksi 

Terkait pembangunan bendungan, ia menyebutkan bahwa Bendungan Manikin dan Bendungan Mbay menjadi perhatian khusus. Untuk Bendungan Manikin, target penyelesaian awal direncanakan pada tahun 2026. Namun, karena adanya relaksasi terkait pemindahan jalan raya, penyelesaian konstruksi diperkirakan mundur hingga tahun 2028, sementara proses bonding akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

“Kami berharap seluruh target yang diamanatkan pemerintah pusat dapat kita tuntaskan sesuai rencana,” pungkasnya.

  • Bagikan