ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gempa Flores Tewaskan 75 Orang, Tiga Gubernur Kawal Pemulihan hingga Rekonstruksi

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
TIGA
Gubernur NTT bersama Gubernur Bali dan NTB ( Ist )

MANGGARAI , fokusNusaTenggara.com  —  Penanganan dampak gempa bumi di Flores mulai diarahkan tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan darurat, tetapi juga pada agenda pemulihan jangka panjang. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat serta provinsi tetangga untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat pendampingan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Gempa yang mengguncang wilayah Flores tersebut telah menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

Hingga Kamis (20/8/2026), sebanyak 75 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara sekitar 92.000 warga harus mengungsi akibat kerusakan dan kondisi yang belum memungkinkan mereka kembali ke rumah.

Baca Juga :  Danrem 161/WS Dampingi ​Pangdam IX/ Udayana Kunker di Wilayah Kodim 1629/SBD.

Besarnya dampak bencana membuat penanganan tidak cukup hanya dilakukan pada masa tanggap darurat. Kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal, kerusakan fasilitas umum serta pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat membutuhkan dukungan lintas daerah dan pemerintah pusat.

Penguatan koordinasi itu ditandai dengan kunjungan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal ke sejumlah lokasi terdampak gempa di Flores, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga :  Lepas Peserta Kafilah, Gubernur NTT : Tunjukkan yang Terbaik di Panggung Nasional

Kehadiran tiga gubernur tersebut menunjukkan solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana. Dukungan Bali dan NTB sebelumnya telah diberikan dalam bentuk bantuan dana, tenaga kesehatan hingga logistik bagi masyarakat yang terdampak.

Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Provinsi Bali dan NTB dalam membantu penanganan bencana di Flores.

Baca Juga :  Gubernur : “Bank NTT Tidak Boleh Dikelola Dengan Dominasi Politik”

“Atas nama rekan-rekan bupati dan seluruh masyarakat di Flores, kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur Bali dan Pak Gubernur NTB yang sudah secara cepat memberikan dukungan, baik berupa dana, tenaga kesehatan maupun barang-barang,” kata Melki di Kantor BPBD Kabupaten Manggarai Barat.

Menurut Melki, pekerjaan pemerintah tidak berhenti ketika masa tanggap darurat selesai. Kerusakan rumah warga, kantor pemerintahan, rumah ibadah dan fasilitas publik lainnya membutuhkan penanganan lanjutan yang terencana.

  • Bagikan