ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

TNI AL Kerahkan KRI dr. Suharso dan 200 Personel, Rumah Sakit Terapung Siap Layani Korban Gempa di Reo

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
ALD
Laksma TNI Edy Setyawan, S.E., Danguskamla Koarmada II, Rumah Sakit Terapung Siap Layani Korban Gempa di Reo ( Ist )

MANGGARAI, fokusNusaTenggara.com  —  Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) bergerak cepat memperkuat penanganan darurat pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). TNI AL mengerahkan KRI dr. Suharso sebagai rumah sakit terapung menuju Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai.

KRI dr. Suharso membawa fasilitas kesehatan dan tenaga medis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak gempa, khususnya di wilayah Manggarai Raya. Kapal tersebut diharapkan menjadi fasilitas kesehatan alternatif di tengah terganggunya sejumlah layanan medis di daratan.

Pengerahan KRI dr. Suharso dilakukan di bawah koordinasi Laksamana Pertama TNI Edy Setyawan, S.E., Danguskamla Koarmada II. Menurut Edy, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah titik terdampak, termasuk Kampung Waso dan Kampung Ruis.

Baca Juga :  SMK Pelayaran Lasiana Kupang Dapat Jatah MBG, Baru Berjalan Seminggu

“KRI dr. Suharso ini adalah kapal tipe bantuan rumah sakit. Insyaallah siang ini akan segera bergerak dari Surabaya menuju Pelabuhan Reo, Manggarai,” ujar Edy kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

Edy mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan sejumlah fasilitas kesehatan terdampak gempa sehingga pelayanan kepada masyarakat belum dapat berjalan normal.

“Kemarin saya sudah survei langsung ke titik-titik gempa, yaitu di Kampung Waso dan Kampung Ruis. Hampir fasilitas kesehatan itu stop dikarenakan terdampak gempa. Oleh karena itu, kita segera melakukan reaksi cepat untuk mendorong KRI dr. Suharso hadir di Pelabuhan Reo,” katanya.

Baca Juga :  Jejak Kemanusiaan Yang Terluka

KRI dr. Suharso nantinya difungsikan sebagai rumah sakit terapung sekaligus fasilitas rujukan medis sementara. Kapal tersebut memiliki fasilitas kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat di wilayah Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat.

“Jadi kita fungsikan nanti KRI dr. Suharso sebagai rumah sakit terapung di sana. Kita memiliki fasilitas lengkap di sana yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat,” jelas Edy.

Baca Juga :  Bentuk Personel Berintegritas dan Beriman, Polda NTT Gelar Binrohtal di Tiga Tempat Ibadah

Selain KRI dr. Suharso, TNI AL juga mengerahkan KRI Bung Hatta-370 dan KRI Hiu untuk mendukung operasi kemanusiaan di Flores. Ketiga kapal tersebut diarahkan menuju Pelabuhan Reo.

“Ketiga kapal ini sedang bergerak menuju Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai,”kata Edy.

Pengerahan tiga kapal tersebut tidak hanya untuk mendukung pelayanan kesehatan, tetapi juga mempercepat mobilisasi personel, logistik, peralatan dan berbagai kebutuhan masyarakat terdampak. TNI AL juga menyiapkan satu satuan setingkat batalion komposit dengan kekuatan sekitar 200 personel.

  • Bagikan