ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Rencana Expansi Nihi Sumba ke Rote Diprotes, Gubernur NTT : Sengketa Hukum Diproses Sesuai Mekanisme

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan
Rencana Expansi Nihi Sumba ke Rote Diprotes, Gubernur NTT : Sengketa Hukum Diproses Sesuai Mekanisme ( Anton Taolin )

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt pada Rabu, 23 Maret 2026 lalu menerima kunjungan CEO/Co-founder NIHI Sumba, James McBride, bersama perwakilan NIHI lainnya di ruang kerjanya.

Pada kunjungan ini, James menyampaikan tentang rencana pengembangan NIHI sebagai salah satu “magnet” pariwisata premium di NTT, termasuk ekspansi ke Pulau Rote, yang dinilai memiliki potensi besar dengan panorama bahari eksotis, namun memiliki beberapa kendala salah satunya akses menuju lokasi wisata.

NIHI juga berkomitmen menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat lokal melalui rencana pendirian akademi perhotelan di Pulau Rote. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar siap bersaing dan terserap dalam industri pariwisata.

Baca Juga :  Gubernur NTT Ajak Warga Paroki Lewa Kembangkan Produk Unggulan Berbasis Potensi Lokal

Kunjungan ini menuai banyak kontra terutama di media sosial instagram melkilakalena.official dikarenakan NIHI Sumba disebut memiliki cabang Hotel NIHI Rote, yang dibangun di sekitar Pantai Oemau atau yang dikenal dengan nama Pantai Bo’a di pesisir barat Rote.

Pembangunan NIHI Rote yang dikembangkan oleh PT. Bo’a Development tersebut diprotes warga setempat, karena menurutnya pembangunan ini menutup dua jalan publik menuju pantai. Aksi protes ini diunggah ke media sosial pada Januari tahun lalu. Akibatnya, warga yang diketahui bernama Erasmus Frans Mandato tersebut, harus berhadapan dengan tuntutan hukum.

  • Bagikan